Penerapan Load Balancing internet akses
2011-09-29 00:00:00 | Tutorial List
| Tweet |
|
Setelah pada artikel sebelumnya yang membahas mengenai apa itu load balancing, kali ini akan dibahas mengenai penerapannya pada jaringan internet akses. Penerapan metoda load balancing tujuan utamanya adalah untuk membagi beban dari jalur akses internet. Biasanya terdapat 1 jalur akses internet dari 1 Internet Servis Provider (ISP) yang digunakan dan ini yang diterapkan pada umumnya di setiap jaringan komputer yang ada, dimana 1 jalur internet yang melalui 1 ISP di sharing atau digunakan secara bersama-sama oleh banyak komputer.
Beberapa client indohotspot sering mengalami yang namanya down time , atau internet tidak dapat diakses dikarenakan ISP sedang bermasalah. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa suatu saat akses internet yang hanya satu-satunya digunakan secara beramai-ramai akan mengalami masalah. Tentunya apabila digunakan oleh banyak orang akan terasa bila kehilangan akses internet walaupun sebentar. Hal ini bisa diatasi dengan memiliki jalur akses internet lebih dari 1 , cara paling mudah adalah berlangganan akses internet pada 2 ISP yang berbeda. Tentu apabila berlangganan akses internet kepada ISP yang sama, bila ISP tersebut mengalami masalah, maka kedua jalur tersebut akan tetep terputus dan tidak ada backup. percuma saja bukan, maka diperlukan ISP yang berbeda.
Dengan demikian apabila Internet akses bermasalah di 1 ISP, anda hanya mengganti jalur akses internet ke ISP yang tidak bermasalah. Namun terdapat kendala kembali, apa itu? kita dapat mengganti line internet yang saat ini akan digunakan, tetapi saat internet akses tidak bermasalah, hanya 1 line internet dari ISP yang aktif, 1 line yang lainnya pasif, atau tidak digunakan sama sekali. Karena biasanya 1 Jaringan hanya memiliki 1 Gateway yang dapat digunakan yaitu modem / router dari ISP tersebut. Bagaimana caranya agar kedua line internet dari ISP yang berbeda tersebut dapat digunakan secara bersamaan ? Tentunya akan lebih efektif apabila ada suatu metoda / alat yang membuat 2 jalur internet yang ada dapat dimaksimalkan penggunaanya secara bersamaan, bahkan bila salah satu line bermasalah, pengguna tidak akan merasakan gangguan tersebut, atau disebut juga outomatic failover, yaitu secara otomatis mengalihkan semua akses internet ke jalur yang masih berfungsi.
![]() |
Disinilah peranan load balancing berguna. Load Balancing yang artinya membagi beban, dapat digunakan untuk membagi beban pada 2 atau lebih jalur akses internet yang ada. Misalkan saja anda saat ini menginginkan akses internet anda tidak pernah terputus atau 24x7x365 tanpa bermasalah karena profit bisnis anda tergantung dari akses internet, maka anda sangat memerlukan teknologi Load Balancing diterapkan pada usaha anda. Dengan berlangganan pada 2 buah ISP yang berbeda dan menerapkan teknik load balancing, maka gangguan pada jalur akses internet anda akan minimal dan tak terasa sama sekali. Yang anda dapatkan adalah ketersediaan sistem 24 jam non stop tanpa gangguan sepanjang tahun, walaupun sebenarnya ada gangguan pada salah satu ISP anda, namun Load Balancer menghilangkan efek gangguan tersebut. Nah, Load balancing ini berada dimana ? Biasanya metoda Load Balancing dijalankan oleh sebuah hardware/peralatan yang memang difungsikan khusus untuk membagi load. Pada peralatan Load Balancing umumnya dapat membagi load dari 1 input yaitu user, ke 2 jalur akses internet / 2 ISP, 4 jalur akses internet / 4 ISP , bahkan sampai 8 jalur akses internet / 8 ISP. Semuanya tentunya memiliki kapasitas yang berbeda dan harga yang berbeda dengan spesifikasi yang berbeda. Biasa yang disebut input adalah dari user/ jaringan internal anda yang akan meminta request untuk ke internet melalui ISP. Dan Output adalah jalur internet ke ISP . Dapatkan solusi HotSpot Billing system tanpa memerlukan server. Bisa di monitor dari mana saja, kapan saja. Hemat biaya dan pasti untung. Ayo mulai berbisnis hotspot . |
Peralatan Load Balancing ini diletakkan diantara user dan line internet ke ISP. jadi dari ISP - Modem/Router - Load Balancing - Switch --- User . Setup seperti ini yang pasti digunakan pada umumnya karena kemudahan setup dan tidak perlu mengubah setup di pc user, namun di sisi modem/router. Dan dari tipenya Load Balancing dapat dibedakan menjadi 2 tipe , yaitu :
- Hardware Load Balancing
Dimana Load Balancing berjalan disebuah Device / Alat yang sudah di siapkan dari pabrik dan siap digunakan. Tipe Hardware Load Balancing banyak digunakan karena kemudahannya. - Software Load Balancing
Dimana Load Balancing berjalan disebuah PC / Server, dan aplikasi Load Balancing di install dan perlu di konfigurasi sebelum dapat berfungsi.
Dari kedua tipe tersebut, yang paling efesien dan efektif dalam segi penggunaan, maintenance, dan harga adalah tipe Hardware Load Balancing. Namun selain berdasar tipenya, Load Balancing dibagi lagi berdasarkan metoda kerja Load Balancing tersebut.
Dan metoda kerja peralatan Load balancing berbeda-beda diantaranya adalah :
- Aktif Pasif
Biasanya Load Balancing metode ini hanya untuk backup line akses internet, dimana yang digunakan hanya 1 line, dan yang lain tidak digunakan. Line yang lain digunakan apabila line yang sedang aktif bermasalah dan tak dapat diakses. Mengapa anda menggunakan Aktif Pasif ? Apabila anda memiliki 1 line yang apabila digunakan baru di hitung penggunaannya.atau anda memiliki perjanjian dengan ISP anda yang menyediakan alternatif backup lain dengan menggunakan media lain apabila jalur utama mengalami gangguan. - Aktif Aktif
Biasanya Load Balancing ini digunakan untuk menambah kapasitas dari line akses internet yang ada. Misalnya maksimal bandwidth dari ISP anda adalah 2 Mbps / line, dan anda membuhkan tambahan 2 Mbps untuk digunakan user anda, maka anda dapat menambah 1 line 2 Mbps dari ISP anda dan menambahkan load balancer tanpa anda harus mengganti setting dari pc user anda ataupun menambah software di pc user anda
Pernahkah anda mendengar suatu instansi memiliki jalur internet akses sebesar 8 Mbps, padahal jalur internet maksimal 1 line dari ISP di kota anda hanya 2Mbps, bagaimana caranya bisa menjadi 8 Mbps, tentunya menggunakan teknik Load Balancing ini. Tentunya penggunaan Load Balancing akan sangat membantu dalam hal menambah bandwidth. Banyak sekali Load Balancing dipasaran, dan lebih mudah menggunakan Hardware Load Balancing.
Sudahkan anda menggunakan Load Balancing di jaringan anda ?
Tags : Kegunaan load balancer Load Balancing Tipe Load Balancing












